Takoyaki

takoyakiTadinya kurang begitu suka dengan takoyaki yang pernah saya beli di pinggir jalan di seputar daerah simpang lima semarang, kemudian saya mencoba belajar membuatnya  . dengan bahan bahan yang ada di rumah disesuaikan agar mendekati rasa takoyaki sebenarnya 🙂

Di Tokyo Takoyaki dinikmati sebagai cemilan yang banyak dijual di pinggir jalan .

Takoyaki (たこ焼き?) nama makanan asal daerah Kansai di Jepang, berbentuk bola-bola kecil dengan diameter 3-5 cm yang dibuat dari adonan tepung terigu diisi potongan gurita di dalamnya.

Di zaman Taisho sudah dijumpai kios pasar kaget yang menjual Choboyaki berupa goreng tepung terigu dengan isi konnyaku yang merupakan cikal bakal takoyaki. Choboyaki berkembang menjadi Rajioyaki yang berisi urat sapi dan bagian daging murah yang lain. Penganan disebut “rajioyaki” karena bentuknya yang bulat-bulat seperti tombol radio transistor pada waktu itu.

Pada tahun 1933, kios takoyaki bernama Aizuya menjual Nikuyaki yang merupakan variasi rajioyaki yang diisi dengan daging sapi. Pada tahun 1935, kios Aizuya yang mengambil ide dari Akashiyaki mulai mengisikan gurita dan telur ke dalam rajioyaki dan menyebutnya sebagai takoyaki.

Di sekitar tahun 1965-an, kios pasar kaget yang menjual takoyaki mulai bermunculan di daerah Kanto. Di pertengahan dekade 1990-an, Tokyo mengalami demam takoyaki yang dimulai oleh kios takoyaki bernama Kyōtako di daerah Shibuya. Di daerah Kyushu, perusahaan bernama Hatchandō menjual takoyaki secara keliling tapi sekarang berubah menjadi perusahaan penjual takoyaki sebagai makanan beku.

Sekitar tahun 2000, kios bernama Gindako yang berasal dari kawasan pasar Tsukiji, Tokyo sukses dengan sejumlah toko cabang yang dibuka di seluruh Jepang hingga bisa membuat makanan ringan dengan rasa takoyaki. (wikipedia)

Naah setelah berputar putar di semarang mencari dan akhirnya menemukan Katshuobushi ( serutan ikan cakalang kering untuk dipakai taburan takoyaki , okonomiyaki dsb ) dan ada logo “halal” nya , alhamdulillah  🙂

Kali ini saya mencoba membuat sendiri walaupun belum bulat sempurna bentuknya  , tapi standart saya anakanak suka 🙂

Saya menggunakan resep ci ing ing , Dan menyesuaikan bahan yang ada di kulkas

Karena hanya ada cumi cumi , jadi saya gunakan cumi cumi sebagai bahan isian  ,Dikarenakan juga stok daun bawang di kulkas habis , maka saya tidak gunakan daun bawang.

berikut resepnya

TAKOYAKI

Bahan adonan :

  • 400 ml air es / kaldu
  • 200 gram tepung terigu protein rendah
  • 4 butir putih telur
  • 2 butir kuning telur
  • 2 sdm mentega cair
  • 1/2 sdm baking powder
  • Garam secukupnya

* campur semua bahan adonan jadi satu, kemudian diblender kemudian saring agar halus dan rata. Sisihkan.
Isi :
Daun bawang diiris kecil2
200 gr octopus / sesuai selera. Bisa udang, ayam / sosis.

Pelengkap :
Mayonaise
Katsuobushi / irisan ikan cakalang
Daun bawang iris tipis utk taburan atasnya
Saos bulldog
Saos cabe jika suka pedas
Homemade bulldog sauce:

  • 250 ml saos tomat
  • 200 ml saos kecap inggris
  • 2 sdm bawangputih, haluskan
  • 2 sdm jahe parut
  • 60 grm gula
  • 4 sdm perasan lemon

* campur semua bahan saos, masak dg api kecil sampai tercampur rata dan mengental. Koreksi rasa, tiriskan.

NB: alternativ lain jika sedang sepot atau buru buru bisa hanya menggunakan saus tomat  , kecap asin, kecap manis, bawang putih bubuk n air jeruk nipis diaduk menjadi  satu
Cara membuat takoyaki :
1. Panaskan cetakan takoyaki, oles dg minyak / mentega.
2. Masukkan adonan 1/3 ke  cetakan, beri isi kemudian isi lagi sampai penuh.
3. Tunggu hingga pinggirnya berkulit dan bisa dibalik dengan  cara memutarnya. Saya pakai 2 lidi tusuk sate utk memutarnya.
4. Masak dengan api kecil sambil dibalik balik  agar rata masaknya.
5. Angkat, sajikan dg atasnya beri saos mayonaise, saos bulldog, katsuobushi  dan irisan daun bawang.

 

catatan saya  :

  • Untuk isian saya gunakan cumi cumi yang sudah direbus dan dipotong kecil kecil
  • Karena tidak ada air kaldu , saya tambahkan 100 gr cumicumi di adonan takoyaki blender bersama dengan adonan lain kemudian saring.

Seperti ini  katsuobushi yang saya beli di salah satu gerai khusus makanan jepang di semarang

katsuobushi

Diterbitkan oleh

Ita Utomo

Saya adalah ibu rumah tangga dengan 1 putra dan 2 putri. Aktifitas memasak adalah kegiatan rutin saya setiap hari dan website ini saya buat untuk berbagi kepada semuanya yang ingin belajar memasak dengan mudah. Semuanya resep di web site ini merupakan hasil masakan sayan dan semua foto adalah hasil foto saya . selamat memasak ya . sajikan masakan istimewa untuk keluaga tercinta .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *